Setiap kali sebuah brand memutuskan ikut pameran, ada satu pertanyaan yang hampir selalu muncul di rapat internal: “Kita pakai booth standar dari panitia saja, atau bikin booth sendiri?”
Pertanyaan sederhana ini sebenarnya menyangkut keputusan yang cukup besar, karena dari situ akan mengalir keputusan lain seperti berapa budget yang perlu disiapkan, berapa lama waktu persiapan yang dibutuhkan, dan seberapa kuat booth Anda bisa “berbicara” dibanding ratusan booth lain di venue yang sama
Dua pilihan itu punya nama: shell scheme dan custom booth. Di artikel ini, kita bahas keduanya bukan cuma dari definisi, tapi dari sudut pandang yang lebih praktis seperti kapan masing-masing benar-benar worth it untuk dipakai.
Shell scheme adalah paket booth standar yang biasanya sudah disediakan oleh penyelenggara pameran begitu Anda menyewa lahan. Bentuknya berupa panel dinding modular, papan nama (fascia), karpet dasar, dan pencahayaan sederhana, semacam “kavling kosong yang sudah ada temboknya”.
Karena strukturnya sudah jadi, exhibitor tinggal menambahkan elemen branding di atasnya: banner, poster, meja, dan display produk.
Custom booth adalah kebalikannya yaitu booth dirancang dan dibangun khusus mengikuti bentuk, ukuran, warna, dan konsep yang diinginkan brand, mulai dari nol. Tidak ada batasan bentuk seperti pada shell scheme, sehingga elemen seperti signage besar, ruang konsultasi, area demo produk, sampai instalasi interaktif bisa dimasukkan ke dalam desain.
Konsekuensinya, custom booth melibatkan proses desain dan produksi yang lebih panjang dibanding sekadar “pasang branding” di atas struktur yang sudah ada.
Daripada langsung memilih berdasarkan harga, coba jawab tiga pertanyaan ini lebih dulu:
Kalau pameran ini cuma satu dari sekian banyak aktivitas marketing dan tujuannya sekadar hadir/networking, shell scheme sudah cukup. Tapi kalau pameran ini adalah momentum utama misalnya peluncuran produk baru atau brand baru masuk pasar, custom booth akan bekerja jauh lebih efektif untuk menciptakan momen yang menarik dan diingat oleh para pengunjung.
Brand yang rutin ikut banyak pameran kecil sepanjang tahun biasanya lebih diuntungkan pakai shell scheme yang dioptimalkan, supaya budget tidak habis di satu event saja. Sebaliknya, kalau hanya ikut 1-2 pameran besar setahun, investasi ke custom booth jadi lebih masuk akal karena dampaknya terkonsentrasi ke momen yang jarang itu.
Kalau Anda butuh ruang meeting dengan calon buyer, area demo produk, atau bahkan pantry kecil untuk tim, shell scheme akan terasa sempit. Custom booth memungkinkan pembagian ruang sesuai kebutuhan operasional tim di lapangan, bukan cuma sekedar tempat pajang produk.
Sebelum memilih untuk menggunakan custom booth penuh, pastikan vendor Anda:
Tidak ada jawaban “yang lebih baik” secara mutlak antara shell scheme dan custom booth, akan tetapi yang ada adalah mana yang lebih pas dengan tujuan pameran, frekuensi keikutsertaan, dan peran booth itu dalam strategi marketing Anda tahun ini.
Kalau pameran ini sekadar salah satu dari banyak agenda tahun ini, shell scheme yang dioptimalkan sudah lebih dari cukup. Tapi kalau ini momentum besar yang ingin diingat pengunjung, custom booth adalah investasi yang biasanya terbayar lewat perhatian dan leads yang didapat.
Jigsaw Production terbiasa menangani kedua pendekatan ini untuk berbagai brand seperti NIVEA, WARDAH, MODINITY, dan BUTTONSCARVES. Mulai dari upgrade booth sederhana sampai instalasi custom penuh sesuai kebutuhan klien.
Tidak selalu. Dengan graphic wall berkualitas, lighting tambahan, dan furniture branded, shell scheme tetap bisa terlihat profesional meski strukturnya standar.
Idealnya 2-4 minggu sebelum hari-H, tergantung tingkat kompleksitas desain dan jumlah revisi yang dibutuhkan.
Bisa, dan ini justru pilihan yang sering diambil brand dengan budget menengah, mengganti sebagian elemen shell scheme dengan material atau signage custom tanpa membangun struktur baru sepenuhnya.
Tergantung tujuan. Kalau hanya untuk display sederhana, shell scheme sudah cukup. Custom booth pada ukuran kecil biasanya lebih relevan kalau brand tetap ingin elemen signage atau lighting yang mencolok meski areanya terbatas.
Sampaikan budget maksimal sejak briefing awal, minta rincian RAB per komponen (struktur, material, furniture, instalasi), dan hindari menambah elemen baru di tengah proses produksi tanpa diskusi ulang dengan vendor.
Belum yakin booth seperti apa yang paling pas untuk kebutuhan Anda? Diskusikan gratis dengan tim Jigsaw Production, kami bantu petakan opsi yang paling sesuai dengan budget dan tujuan pameran Anda.
kunjungi website kami di www.jigsawpro.co.id atau Hubungi kami sekarang untuk memulai konsultasi gratis.